Program Percepatan Guru Besar

Home > Akademik > Program Percepatan Guru Besar

Program Percepatan Guru Besar

Rabu 25 November 2020, IAIN Surakarta kembali mengadakan pendampingan penulisan jurnal internasional. Dalam sambutannya rektor IAIN Surakarta, Prof. Mudofir, S.Ag., M.Ag mengungkapkan bahwa untuk mencapai gelar tertinggi profesi dosen, seorang memerlukan usaha yang besar. Peran Institut hanya sebatas melakukan pendampingan, selebihnya peran seorang dosenlah yang menentukan.

Dalam acara workshop, Prof. Dr. Muafi, SE., M.Si dan Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D diundang sebagai narasumber kegiatan tersebut. Dalam ulasannya, Prof. Dr. Muafi, SE., M.Si menekankan bahwa pentingnya membuat jurnal berkualitas. Paling tidak, diperlukan sebuah novelty  dalam sebuah artikel. Selain itu, penulisan juga harus sesuai dengan gaya penulisan jurnal yang dituju. Pemilihan jurnal berkulitas pun juga membutuhkan sebuah ketilitian. Jangan sampai jurnal yang akan dijadikan syarat utama dikategorikan predatory atau discontinued di scopus. Ini saja belum cukup, masih banyak lagi strategi-strategi yang dipaparkan oleh narasumber.

Pada hari kedua, Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D menyampaikan strategi jitu membuat artikel yang menarik bagi editor. Beliau menekankan pentingnya proofread agar tulisan kita mudah dipahami nilai kebaruannya. Selain itu, cheking plagiasi diperlukan untuk meyakinkan kita bahwa kita benar-benar membuat artikel yang original. Tips khusus dalam seting turnitin diperlukan agar tidak terjadi kesalahan fatal kemudian hari.

Sebagai penutup, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga meminta semua dosen untuk semangat dalam berkarya. Artikel terbaik dan target waktu diperlukan agar dalam waktu dekat dapat (kurang lebih 1-2 tahun) bisa meraih gelar professor. Selain itu, Institusi hanya dapat membantu dengan dibentuknya tim pendampingan publikasi karya ilmiah internasional, penerjemahan artikel ke bahasa Asing, dan bantuan publikasi dengan adanya reward penulisan karya ilmiah.